Gue sering gak habis pikir ya sama yg namanya paragraf pembuka. Kayaknya susah banget buat nulis pertama kali diatas lembaran kosong putih, berih, yg belum ternoda oleh hitamnya tinta kehidupan, yg gue tau kalo isinya pasti gak jelas, atau biasanya malah gak ada nyambung2nya sama judul yg gue buat. Tapi, kalo udah selesai tu yg namanya paragraf pembuka, insyaallah deh buat seterusnya bakal gampang dan bakalan seperti sungai yg mengalir, dan jari lantik lo bakal gak bisa berhenti buat ngetik.
Dan akhirnya selesai juga paragraf pembuka buat posting gue kali ini. Hip!! Hip!! Horeee!!
Gue bakalan flash back kehidupan gue, dan gue bakalan ceritain semua apa yg telah gue lakuin sampai hari posting ini gue tempelkan di dinding blog gue. Dan semuanya akan gue kupas secara tajam. Setajam silet..!!! *devil laugh*
Pertama, ini dalah cerita gue ikut (yg kedua kalinya)Tes SMNPTN / SPMNTN / STNPMN / SMWTFMEN!!! Pokoknya sejenis tes saringan nasional masuk perguruan tinggi negeri gitu, tapi gue tetap aja nggak tau singkatannya apa. “Why ?? Kenapa ??”, “bukannya elu udah keterima disalah satu PTN ??”.
Yg jelas ciritanya bakalan panjang kalo gue jawab tu pertanyaan. Tapi tenang men, gue udah ngerangkumin jawaban gue yg super panjang tersebut buat elu2 yg penasaran sama jawaban gue. Dan jawabannya adalah “COBA-COBA” kalo dalam bahasa inggrinya itu adalah “TRY-TRY”. Well pertanyaannya udah gue jawab.
Setelah gue mengikuti tes tersebut (Yg kedua kalinya), dan gue tau pasti kalo hasilnya adalah “Mohon Maaf”. Ada salah satu cerita yg menurut gue itu horror banget, dimana ketika gue pergi ke wc buat pipis. Pada saat gue lagi mencapai klimaks pipis, tiba2 badan gue bergetar, bergetar begitu hebat (laki2 emang begitu kalo pipis). Tak lama setelah saya bergetar dengan teramat sangat, tiba2 terdengar suara seseorang mengetuk pintu wc saya. “tok.. tok,, tok..”, “ada orangnya” refleks gue. Tapi tu orang masih aja ngetokin pintu wc gue. Pas gue buka, ternyata adalah . . . . . . . . (To Be Continue).
Lanjut kemasalah Tes SMNPTN / SPMNTN / STNPMN / SMWTFMEN!!! Menurut gue (peserta yg telah berpengalaman), ada beberapa pertanyaan yg ada di dalam tes tersebuat itu sebenarnya nggak penting banget, sumpah!! Pertanyaan yg menurut akal sehat gue tidak berbobot, dan tidak berprikemanusiaan, dan seharusnya diubah.
Dan ini adalah salah satu contoh soal yg menurut akal sehat gue tidak berbobot, perhatikan baik2 soal dibawah ini.
Dedy dan Ambar mendaftar sebagai peserta asuransi dengan besar premi yang sama. Jika untuk membayar premi gaji Dedy sebesar Rp.xxx dipotong 3%, dan gaji Ambar dipotong 5%, maka gaji Ambar adalah ??
Perhatikan huruf yang bercetak tebal.
Men...!! ini yg kerja trus dapat gaji siapa coba!! Kenapa musti nanyain gaji lu ke orang lain ?? Orang yg kerja disatu perusahaan atau instansi aja nggak tau berapa gaji temen yg setiap hari makan siang berdua. Apalagi lu nanyain sama orang yg baru lulus SMA..!!! Mikir dong!!! Mikir!!! Yang jelas gue nggak jawab tu soal. Bukan karena gue nggak tau jawabannya!! Tapi karena gue emang enggak tau gimana cara ngejawab tu soal. Apa perlu gue cari orang yg namanya Ambar, trus gue tanyain berapa gaji lu satu bulan ?? keburu habis men waktu tesnya..!!
Jadi kesimpulannya. Buat para pembuat soal, pleaseee.... tolong... kalo lu mau lihat anak2 bangsa ini cerdas, berilah mereka soal2 yg berbobot, yg mendidik, yg sesuai dengan ajaran agama. Dan mungkin emang guenya aja kali yang bego.
Selain tes tersebut, kehidupan gue cuma dihabisin buat tidur, tidur, makan, tidur, main Harvestmoon, tidur lagi, makan, dan tidur lagi. Sekian dan terimakasih.
--END--
Selasa, 17 Juli 2012
Selasa, 27 Maret 2012
Like Edward Cullen. lvl: Asian
Ini adalah salah satu alasan kenapa gue sekarang nggak pernah cukuran.
![]() |
| don't try this at home |
Pertama2 gue mau ngucapin selamat (nggak pake "ditunggu makan2nya") buat para mahasiswa diseluruh Indonesia yang udah ngegelar aksi demo penolakan kenaikan BBM, mudah2an aspirasi kalian semua didengar oleh para penguasa dan mendapatkan tempat disis yang diatas.
Lumayan dapat satu paragraf yang nggak jelas seperti diatas. Semoga buat para pembaca setia bisa mencerna apa yang gue tulis. AAAAMMMIIIINNNN
Okay, I'm fine, I'm not sick (but I'm sick persons). Don't worry, It's gonna be Tokay... Fu*k Yeaahh..!!! Lo semua tau yang namanya "Tokay" kan..?? itu tu.. yang biasanya merayap dipohon.. yang bisa bunyi "Tok!! kay... Tok!! kay..". (GAKLUCU!!! TAUU!!!) Forget it..
Seingat gue... Terakhir kali gue gunting rambut + cukuran + menipedi + spa + sauna + mandi susu, itu sekitar dua atau tiga bulanan yang lalu, dan sekarang rambut gue udah sepinggang lhhoo... (percaya nggak percaya). Jujur, sekarang rambut gue udah kayak sarang burung yang ditinggal mati satu tinggal induknya. (bingung?? sama!!)
Dan ini bukan hanya masalah rambut yang berada diatas kulit kepala gue, tapi juga masalah buat rambut2 yang tumbuh subur diantara hidung dan bibir atas gue (baca:kumis), NGGAK CUMA ITU!!! ini juga menimbulkan masalah buat rambut2 yang juga tumbuh subur diantara bibir bawah dan leher gue (baca: janggut).
Intinya rambut gue tumbuh dengan teramat sangat subur...!!!!
Ternyata rambut-gue-tumbuh-dengan-teramat-sangat-subur memberikan berkah tersendiri bagi gue. Well gue bakal kasi tau elo gambaran gimana berkah yang gue dapet atas rambut2 gue yang subur.
Nggak Cukuran:
*Lagi nongkrong di cafe* *Mbak2SPGSEXSY dateng*
Mbak2SPGSEXSY: "Aaabbaaanngg~~ beli rokoknya doonngg~~"
Gue: "(semangat 45) GUE BELI 5 BUNGGKUS!!!!"
Cukuran:
*Lagi nongkrong di cafe* *Mbak2SPGSEXSY dateng*
Mbak2SPGSEXSY: "Adek kok jam segini masih keluyuran siiihh~~ pulang sana!! ntar dicariin lho!!"
Gue: *pura2mati*
Dan lain sebagainya, sebenernya sih masih banyak hikmah yang gue dapet, tapi cumai itu yang gue inget (maklum otak masih pentium1).
Tapi disatu sisi, rambut-gue-tumbuh-dengan-teramat-sangat-subur ini banyak menimbulkan kontroversi dikalangan ibu2 rumah tangga. Sampe2 Ibunda tercinta gue aja sempet nggak ingat kalo gue itu anaknya. selain itu ada juga temen2 SMP gue yang kaget setengah mangap2 kayak ikan mas waktu ketemu gue terus dia bilang, "astarfillahalazim!!! ckckc.. udah punya anak berapa Nan??". Gue cuma bisa bilang,"alhamdulillah.. Fu*kYeaahhh!!!".
Quote: Aku ingin menghentikan waktu. Beristirahat, memikirkan kembali semua yg sudah terjadi. Tetapi hidup memiliki aturan dan kecepatannya sendiri. Terkadang kau bisa mengendalikan dan memperlambatnya, tapi disuatu waktu kau tidak bisa.
Rabu, 07 Maret 2012
Perkalian, Penjumlahan, Dan Pengurangan Matriks 3x3 Menggunakan Bahasa C++ (ini juga tugas lho)
Seperti kata pepatah, "Sekali dayung, dua, tiga pulau terlewati". Hal yang sama terjadi ketika gue baru aja selesai ngerjain tugas praktikum Alpro (lagi2 Algoritma dan pemrograman). Walaupun otak gue hampir overload gara2 mengganyang Tiga Program sekaligus, yahhh... akhirnya gue bisa nyelesain tu TIGA DEDEMIT (baca: program).
So. cekidot aja yaa buat yang mau liat2 program gue (gue+orang lain tentunya)
1. Perkalian Matriks
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
void main()
{
char huruf,nama[20], nim[10], kelas[12];
int A[3][3],B[3][3],X[3][3],i,j,k;
printf("Nama :japari arismunandan");
printf("NIM :k12111013 n");
for(i=0;i<3;i++){
for(j=0;j<3;j++){
printf("input data matriks A[%i][%i]:",i+1,j+1);
fflush(stdin);scanf("%i",&A[i][j]);
}
}
for(i=0;i<3;i++){
for(j=0;j<3;j++){
printf("input data matriks B[%i][%i]:",i+1,j+1);
fflush(stdin);scanf("%i",&B[i][j]);
}
}
for(i=0;i<3;i++){
for(j=0;j<3;j++){
X[i][j]=0;
for(k=0;k<3;k++){
X[i][j]=X[i][j]+(A[i][k]*B[k][j]);
}
}
}
printf("n matrik An");
for(i=0;i<3;i++)
{ for(j=0;j<3;j++)
printf("%6i",A[i][j]);
printf("n");
}
printf("n");
printf("n matrik Bn");
for(i=0;i<3;i++)
{ for(j=0;j<3;j++)
printf("%6i",B[i][j]);
printf("n");
}
printf("n");
printf("n matrik Perkalian A dan Bn");
for(i=0;i<3;i++)
{ for(j=0;j<3;j++)
printf("%6i",X[i][j]);
printf("n");
}
printf("nn");
getch();
}
2. Penjumlahan Matriks
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
void main()
{
char huruf,nama[20], nim[10], kelas[12];
int A[3][3],B[3][3],X[3][3],i,j,k;
printf("Nama :japari arismunandan");
printf("NIM :k12111013 n");
for(i=0;i<3;i++){
for(j=0;j<3;j++){
printf("input data matriks A[%i][%i]:",i+1,j+1);
fflush(stdin);scanf("%i",&A[i][j]);
}
}
for(i=0;i<3;i++){
for(j=0;j<3;j++){
printf("input data matriks B[%i][%i]:",i+1,j+1);
fflush(stdin);scanf("%i",&B[i][j]);
}
}
for(i=0;i<3;i++){
for(j=0;j<3;j++){
X[i][j]=0;
for(k=0;k<3;k++){
X[i][j]=A[i][j]+B[i][j];
}
}
}
printf("n matrik An");
for(i=0;i<3;i++)
{ for(j=0;j<3;j++)
printf("%6i",A[i][j]);
printf("n");
}
printf("n");
printf("n matrik Bn");
for(i=0;i<3;i++)
{ for(j=0;j<3;j++)
printf("%6i",B[i][j]);
printf("n");
}
printf("n");
printf("n matrik penjumlahan A dan B n");
for(i=0;i<3;i++)
{ for(j=0;j<3;j++)
printf("%6i",X[i][j]);
printf("n");
}
printf("nn");
getch();
}
3. Pengurangan Matriks
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
void main()
{
char huruf,nama[20], nim[10], kelas[12];
int A[3][3],B[3][3],X[3][3],i,j,k;
printf("Nama :japari arismunandan");
printf("NIM :k12111013 n");
for(i=0;i<3;i++){
for(j=0;j<3;j++){
printf("input data matriks A[%i][%i]:",i+1,j+1);
fflush(stdin);scanf("%i",&A[i][j]);
}
}
for(i=0;i<3;i++){
for(j=0;j<3;j++){
printf("input data matriks B[%i][%i]:",i+1,j+1);
fflush(stdin);scanf("%i",&B[i][j]);
}
}
for(i=0;i<3;i++){
for(j=0;j<3;j++){
X[i][j]=0;
for(k=0;k<3;k++){
X[i][j]=A[i][j]-B[i][j];
}
}
}
printf("n matrik An");
for(i=0;i<3;i++)
{ for(j=0;j<3;j++)
printf("%6i",A[i][j]);
printf("n");
}
printf("n");
printf("n matrik Bn");
for(i=0;i<3;i++)
{ for(j=0;j<3;j++)
printf("%6i",B[i][j]);
printf("n");
}
printf("n");
printf("n matrik pengurangan A dan B n");
for(i=0;i<3;i++)
{ for(j=0;j<3;j++)
printf("%6i",X[i][j]);
printf("n");
}
printf("nn");
getch();
}
So. cekidot aja yaa buat yang mau liat2 program gue (gue+orang lain tentunya)
1. Perkalian Matriks
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
void main()
{
char huruf,nama[20], nim[10], kelas[12];
int A[3][3],B[3][3],X[3][3],i,j,k;
printf("Nama :japari arismunandan");
printf("NIM :k12111013 n");
for(i=0;i<3;i++){
for(j=0;j<3;j++){
printf("input data matriks A[%i][%i]:",i+1,j+1);
fflush(stdin);scanf("%i",&A[i][j]);
}
}
for(i=0;i<3;i++){
for(j=0;j<3;j++){
printf("input data matriks B[%i][%i]:",i+1,j+1);
fflush(stdin);scanf("%i",&B[i][j]);
}
}
for(i=0;i<3;i++){
for(j=0;j<3;j++){
X[i][j]=0;
for(k=0;k<3;k++){
X[i][j]=X[i][j]+(A[i][k]*B[k][j]);
}
}
}
printf("n matrik An");
for(i=0;i<3;i++)
{ for(j=0;j<3;j++)
printf("%6i",A[i][j]);
printf("n");
}
printf("n");
printf("n matrik Bn");
for(i=0;i<3;i++)
{ for(j=0;j<3;j++)
printf("%6i",B[i][j]);
printf("n");
}
printf("n");
printf("n matrik Perkalian A dan Bn");
for(i=0;i<3;i++)
{ for(j=0;j<3;j++)
printf("%6i",X[i][j]);
printf("n");
}
printf("nn");
getch();
}
2. Penjumlahan Matriks
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
void main()
{
char huruf,nama[20], nim[10], kelas[12];
int A[3][3],B[3][3],X[3][3],i,j,k;
printf("Nama :japari arismunandan");
printf("NIM :k12111013 n");
for(i=0;i<3;i++){
for(j=0;j<3;j++){
printf("input data matriks A[%i][%i]:",i+1,j+1);
fflush(stdin);scanf("%i",&A[i][j]);
}
}
for(i=0;i<3;i++){
for(j=0;j<3;j++){
printf("input data matriks B[%i][%i]:",i+1,j+1);
fflush(stdin);scanf("%i",&B[i][j]);
}
}
for(i=0;i<3;i++){
for(j=0;j<3;j++){
X[i][j]=0;
for(k=0;k<3;k++){
X[i][j]=A[i][j]+B[i][j];
}
}
}
printf("n matrik An");
for(i=0;i<3;i++)
{ for(j=0;j<3;j++)
printf("%6i",A[i][j]);
printf("n");
}
printf("n");
printf("n matrik Bn");
for(i=0;i<3;i++)
{ for(j=0;j<3;j++)
printf("%6i",B[i][j]);
printf("n");
}
printf("n");
printf("n matrik penjumlahan A dan B n");
for(i=0;i<3;i++)
{ for(j=0;j<3;j++)
printf("%6i",X[i][j]);
printf("n");
}
printf("nn");
getch();
}
3. Pengurangan Matriks
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
void main()
{
char huruf,nama[20], nim[10], kelas[12];
int A[3][3],B[3][3],X[3][3],i,j,k;
printf("Nama :japari arismunandan");
printf("NIM :k12111013 n");
for(i=0;i<3;i++){
for(j=0;j<3;j++){
printf("input data matriks A[%i][%i]:",i+1,j+1);
fflush(stdin);scanf("%i",&A[i][j]);
}
}
for(i=0;i<3;i++){
for(j=0;j<3;j++){
printf("input data matriks B[%i][%i]:",i+1,j+1);
fflush(stdin);scanf("%i",&B[i][j]);
}
}
for(i=0;i<3;i++){
for(j=0;j<3;j++){
X[i][j]=0;
for(k=0;k<3;k++){
X[i][j]=A[i][j]-B[i][j];
}
}
}
printf("n matrik An");
for(i=0;i<3;i++)
{ for(j=0;j<3;j++)
printf("%6i",A[i][j]);
printf("n");
}
printf("n");
printf("n matrik Bn");
for(i=0;i<3;i++)
{ for(j=0;j<3;j++)
printf("%6i",B[i][j]);
printf("n");
}
printf("n");
printf("n matrik pengurangan A dan B n");
for(i=0;i<3;i++)
{ for(j=0;j<3;j++)
printf("%6i",X[i][j]);
printf("n");
}
printf("nn");
getch();
}
Jumat, 02 Maret 2012
Menentukan Bilangan Prima Menggunakan Bahasa C++
Berhubung ini adalah tugas pertama untuk mata kuliah Alpro (Algoritma Dan Pemrograman) dan deadline-nya sampe tanggal 5 maret 2012 (24.00), dan hari ini baru tanggal 2 maret 2012, jadi masih ada waktu 3 hari lagi sebelum deadline. Tapi, berhubung besoknya (tanggal 3 maret 2012) gue mau Vacation ke Kota Singkawang, jadi gue buru2 ngerjain ini tugas (takut nggak kelar).
So... Langsung ketugasnya: Menentukan Bilangan Prima Menggunakan Bahasa C++
#include<iostream>
#include<stdio.h>
main()
{
int x,i,count=0;
printf("nInputkan sebuah bilangan :t");
cin>>x;
for(i=2;i<=x/2;i++)
{
if(x%i==0)
count++;
}
if(count>0 || x<2)
cout<<x<<"n%d bukan bilangan prima";
else ;
printf("n%d bilangan prima");
}
code diatas menggunakan Borland C++ 5. 02
Rabu, 01 Februari 2012
Review Buku Manusia Setengah Salmon
Setelah gue beli buku MSS-nya Raditya Dika (lebih tepatnya dibeliin, tapi tetep pake duit gue sendiri), sama seperti buku2 yang terdahulu, dengan sukses gue dibuat ngakak sama isi bukunya. Tapi dibalik semua kelucuan tersebut ada banyak hal yang gue dapat tentang hidup.
So.. Cekidot langsung aja Review-nya
Judul : Manusia Setengah Salmon
Penulis : Raditya Dika
Harga : Rp 42.000
Manusia Setengah Salmon atau yang sering disebut MSS (singkatannya, yang nggak tau bego!). Terdiri dari 19 Bab yang bercerita tentang pindah rumah, pindah hubungan keluarga, sampai pindah hati. Trus ada juga kumpulan penggalauannya Bang Dika di account twitter-nya (@radityadika) ditambah sama wawancara sama hantu2 indonesia dan paper "Jomblonology" (ilmu hitam yang sedang ia dalami)
Dari setiap bab yang ada dalam MSS (Manusia Setengah Salmon) pasti ada pesan moral didalamnya (unmoral lebih tepatnya) tapi kebanyakan ke-absurd-annya yang lebih menonjol.
Mulai dari "Ledakan Paling Merdu". Disini terlihat jelas adanya hubungan absurd antara seorang ayah dan anak. Dimana setiap pagi bokapnya Bang Dika nganjurin buat "Senam Kentut". (TOPBGTLAHPOKOKNYA). Dan ada juga bab2 yang isinya tetang adik paling bungsunya Bang Dika si Edgar, yang selalu diceritakan sebagai hama dan diperlakukan dengan tidak berprikedikan, seperti membuka aib adiknya sendiri. Edgar yang malang (tragis).
Next ke bab selanjutnya dimana Bang Dika lagi patah hati "Sepotong Hati di Dalam Kardus Cokelat"
ada beberapa Quote dari Bang Dika yang sampai sekarang maasih terngiang2 ditelinga gue yang ngasi semangat 45 ke gue untuk move on (dan elo semua tau hasilnya..!! NGGAK BISA).
Monggo dibaca Quotenya:
Ketika sesuatu sudah mulai sempit dan tidak nyaman, saat itulah seseorang harus pindah ke tempat yang lebih luas dan (dirasa) cocok untuk dirinya. Rumah ini tidak salah, gue dan dia juga tidak salah. Yang kurang tepat itu bila dua hal yang dirasa sudah tidak lagi saling menyamankan tetap dipertahankan untuk bersama.
Putus cinta sejati adalah sebuah kepindahan. Bagaimana kita pindah, kadang kita di paksa untuk pindah oleh orang yang kita sayang, kadang bahkan yang memaksa orang tersebut untuk pindah. Ujung-ujungnya sama: kita harus bisa maju, meninggalkan apa yang sudah menjadi ruang kosong
(Nih kata2 yang buat gue pengen ngais tanah...!!!!!! seandainya elo tau apa yang sekarang gue rasain T^T hisk.. bayangin kalo elo ada diposisi gue..!!! TUHAAAANNNNNNN *agak lebay)
Tulisan dalam kurung jangan dihiraukan karena tidak ada kaitannya sama sekali dengan Review MSS. Well... Lanjut ke bab berikutnya "Kasih Ibu Sepanjang Belanda" yang menceritakan kepergian Bang Dika selama dua minggu ke Belanda yang diisi dengan kekhawatiran seorang ibu kepada anaknya yang teramat sangat berlebihan dan terkadang membuat Bang Dika kesal tapi ngangenin.
Dan ini Quote yang gue ambil dari bab "Kasih Ibu Sepanjang Belanda":
Sesungguhnya perhatian orang tua kita adalah gangguan terbaik yang pernah kita terima.
Ada juga bab yang menurut gue sangat impossible sekali untuk ditiru dan menurut gue isi bab ini adalah khayalan atau imajinasi dari sang pengarang (Raditya Dika). Yang paling absurd adalah ketika Bang Dika nemuin akun Facebooknya Genderuo dengan nama: OnDoLUwoh. Setelah gue baca bab ini, sukses sekarang gue jadi nggak takut sama hantu OnDoLUwoh (genderuo). #ABSURDMAKSIMAL!!!
"Tarian Musim Kawin" (next bab), mungkin banyak yang akan terbuka mata hatinya setelah baca bab ini. Dari cerita temannya Bang Dika yang bernama Trisna bahwa "kita ga akan selalu bisa dapetin apa yang kita pengin.
Dan lagi2 sebuah quote dalam bab ini yang dikutip dari Mick Jagger:
You can't always get waht you want, but if you try, sometimes you just might find you get what, but if you try, sometimes you just might find you get what you need ( kamu tidak selalu bisa mendapatkan apa yang kamu mau, tapi jika kamu mau mencoba, mungkin kamu bisa dapat apa yang kamu butuh)
(Perbedaan yang sangat tipis antara keinginan dan kebutuhan, apa yang akan mejadi prioritas utama untuk dipenuhi terlebih dahulu)
Dan yang paling ditunggu2 oleh kaum Jomblo adalah bab yang ini in. "Jomblonology", karena disini sang pengarang membuat sebuah Paper bagi kaum Fakir Asmara Bukan Pengemis Cinta. Yang sekarang katanya Jomblonology akan dimasukin dalam kurikulum pendidikan tahun 2090 dan masih diteliti kesahihannya dalam dunia perjombloan. (note: buat elo2 yang mentalnya lemah, sebaiknya jangan membaca bab ini).
Next, pada bab ini, "Lebih Baik Sakit Hati" kenapa? karena disini ceritanya sang pengarang (Bang Dika) lagi sakit gigi dan memutuskan untuk cabut gigi bahkan sampe operasi segala. Karena gigi geraham yang menandakan bahwa kita udah dewasa.
Quote: Tumbuh dewasa memang menyenangkan, tetapi tumbuh dewasa juga harus melalui rasa sakit-sakit ini. The paints of growing up. 'Pindah' menjadi dewasa berarti siap menghadapi rasa sakit dan melihat hal-hal yang menyakitkan itu sendiri.
The Last adalah "Manusia Setengah Salamon" yang merupakan judul dari buku ini. Pada bab yang terakhir ini, cerita Bang Dika ketemuan lagi sama temen2 SMAnya. Dengan segala perubahan yang telah terjadi, dari teman2 yang dulu masih SMA dan sekarang ada yang sudah menikan bahkan, ada yang sudah punya anak pulak.
Quote: Untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik, ga perlu menjadi manusia super. Kita Hanya perlu menjadi manusia setengah salmon yang berani pindah.
Intinya: Setiap tahunnya ikan salmon akan bermigrasi, melawan arus sungai, berkilometer jauhnya hanya untuk bertelur. Begitu juga dengan manusia yang setiap tahun pasti ada yang berubah dan pindah meskipun hidup ini nggak gampang dan hidup penuh dengan ketidakpastian, tetapi dengan perpindahan adalah sesuatu hal yang pasti.
PS: yang nggak baca in buku!!! gue pastiin dia nggak kenal sama Sang Inspirator Raditya Dika (pesan nggak penting)
Selasa, 31 Januari 2012
New Age Not New Face
Well.. Well.. Well..
Setiap tahun nggak pernah berubah!! Confuse selalu, kalo mau mulaiin posting..!!
*brbmikirsejenak*
(one hours later)
Siiippp...!!! Gue udah dapat apa yang mau gue tulis...
Alhamdulillah yaa gue kemaren baru aja HPY BDY (gaul) yang ke-19 tahun. Tepatnya tanggal 26 desember, perjalanan hidup gue kurang lebih baru 19 tahun.Yaakk betul sekali...!!! baru SEMBILAN BELAS TAHUN (shock). Ibunda tercinta gue aja sedikit agak kurang nggak percaya sama umur gue. Dia berkali2 nanya, "ini ulang tahun yang keberapa bang ??" "sembilan belas ma" jawab gue datar. "Sembilan belas tahun?? wahh.. nggak kerasa yaa udah sembilan belas tahun." "iya maa" jawab gue juga datar. "abang yakin umur abang sekarang sembian belas tahun..!! coba hitung lagi, siapa tau abang salah ngitung tahunnya". Gue diem. Gue membatin, sebenernya yang ngelahirin gue itu siapa sih ??.
Waktu emang kejam..!! Berjalan tanpa bergeming, berlalu tanpa berkata.
Gue ucapin thanks a lot for my old sister and my daughter yang udah ngasi surprise kecil2an buat gue, dengan kue ulangtahun yang juga kecil dan kue tersebut juga sesuai sama ukuran gue (yang juga kecil). Tapi, semua kekecilan dihari ulangtahun gue nggak sedikitpun gue kecilin untuk raya sayang gue buat mereka. Sekali lagi gue ucapin makasih. I LOVES MY FAMILY.
Lanjut kemasalah angka 19..
Sembilanbelas tahun.. Menurut gue angka tersebut amat sanggat besar buat seorang seukuran gue. Bagi gue yang tingginya cuma seketek_cewe_yang_pake_high_heels_10cm ini, umur nambah bukan berarti tinggi gue bakal kena imbasnya. Ditambah muka gue yang agak baby_face_korban_tabrak_lari banyak orang, temen, keluarga, atau mbak2 SPG yang bilang kalo gue masih ABG LABIL YANG CELALU CENDIRI TERANIAYA PULAK. Yaaaahhhh.... berhubung gue orangnya selalu bersyukur dengan apa yang udah tuhan kasi ke gue... jadi, semua ocehan, gurauan,guyonan temen2 gue, gue anggap itu sebagai pujian (nyenengin hati dirisen diri). Kesempurnaan hanyalah milik-NYA (AllahSWT), dan kekecilan hanyalah milik-SAYA dan orang2 yang senasib dan sepenanggungan.
Btw.. Yang sekarang jadi beban pikiran gue (sok mikir) saat setelah ulangtahun adalah hampir disetiap kata ucapan selamat ulangtahun atau HPYBDY (gaul atau nggak bisa nulis), pasti diujungnya nyelip tulisan "Ditunggu Makan2nya". Gue mikir, terus gue coba cermati huruf demi huruf dari kata "Ditunggu Makan2nya". Apa hubungan coba..!!! Ulangtahun sama Makan ?? Emangnya elo2 pada, makannya cuma kalo pas ada orang yang ulangtahun doang ?? terus gimana kalo nggak ada orang yang ulangtahun..?? ironis..!! orang2 sejenis ini gue pikir hidupnya nggak bakal panjang, karena mati kelaparan.
Satu hal yang ngebuat gue merasa bahagia saat ulangtahun adalah timingnya pas banget sama perayaan hari Natal. Gue pikir itu adalah kenikmat tersendiri buat orang2 yang lahir tanggal 25 desember keatas. Karena mereka nggak perlu ngeluarin uang sepeserpun buat neraktir temen2 mereka makan. Dan itu sukses gue lakuin pas ulangtahun gue. Dan seperti kata pepatah "Hemat pangkal kaya dan Pelit itu indah" :')
Terakhir..
Gue ucapin makasih buat temen2 gue yang udah ngucapin Selamat Ulangtahun ke gue, terutama yang nggak pake kata "Ditinggu Makan2nya", I LOVE YOU ALL.
Selanjutnya, buat temen2 yang ngucapin TAPI, pake kata "Ditunggu Makan2nya" Gue berdoa kepada tuhan agar kalian semua dibukakan mata hati kalian untuk tidak menggunakan kata2 "Ditunggu makan2nya" kepada orang2 yang ulangtahun.
Sesungguhnya Rasulullah Nabi Besar Muhammad SAW bersabdah, "Makanlah sebelum lapar, dan berhentilah sebeum kenyang." BUKAN "Makanlah saat ada orang yang ulangtahun".
Terakhir..
Gue ucapin makasih buat temen2 gue yang udah ngucapin Selamat Ulangtahun ke gue, terutama yang nggak pake kata "Ditinggu Makan2nya", I LOVE YOU ALL.
Selanjutnya, buat temen2 yang ngucapin TAPI, pake kata "Ditunggu Makan2nya" Gue berdoa kepada tuhan agar kalian semua dibukakan mata hati kalian untuk tidak menggunakan kata2 "Ditunggu makan2nya" kepada orang2 yang ulangtahun.
Sesungguhnya Rasulullah Nabi Besar Muhammad SAW bersabdah, "Makanlah sebelum lapar, dan berhentilah sebeum kenyang." BUKAN "Makanlah saat ada orang yang ulangtahun".
Jumat, 20 Januari 2012
First Fuc*ing Game "BELUMKELAR"
#include conio.h
#include stdio.h
#include dos.h
#include stdlib.h
#define delay sleep
int int_x=35,move,n,x,poin=0,bebek=0;
char navigasi;
void petunjuk();
void awal();
void game();
void main()
{
awal();
}
void game()
{
clrscr();
gotoxy(35,40);printf("=*=");
int_x=35;
gotoxy(65,1);printf("Press k to exit");
poin=0;
bebek=0;
do
{
for(x=1;x<=75;x++)
{
sleep(1);
gotoxy(x-1,2);printf(" ");
gotoxy(x,2);printf("s");
if(kbhit())
{
navigasi=getch();
switch(navigasi)
{
case 'd':if(int_x<=73){int_x=int_x+1;move=1;}break;
case 'a':if(int_x>=3){int_x=int_x-1;move=1;}break;
case 'k':x=76;navigasi='k';break;
case ' ':
for(n=39;n>0;n--)
{
x++;
gotoxy(x-1,2);printf(" ");
gotoxy(x,2);printf("s");
gotoxy(int_x+1,n);printf("|");
gotoxy(int_x+1,n+1);printf(" ");
gotoxy(int_x+1,40);printf("*");
delay(1);
if(x==75){x=1;bebek++;gotoxy(75,2);printf(" ");}
if((x==int_x+1)&&(n==2))
{
poin++;
gotoxy(x,n);printf("@");
delay(1);
x=1;
}
}
gotoxy(int_x+1,1);printf(" ");
gotoxy(65,1);printf("Press k to exit");
break;
default:move=0;break;
}
}
gotoxy(1,1);printf("Poin : %d",poin);
gotoxy(1,3);printf(" ");
gotoxy(15,41);printf(" ");
gotoxy(1,41);printf("Sisa bebek : %d",30-bebek);
if(x==75){gotoxy(75,2);printf(" ");}
if(move==1)
{
gotoxy(int_x-1,40);printf(" ");
gotoxy(int_x+3,40);printf(" ");
gotoxy(int_x,40);printf("=*=");
}
}
if(bebek<=30)
bebek++;
if(bebek>30)
{
gotoxy(25,25);printf("Poin yang anda dapatkan : %d",poin);
getch();
awal();
break;
}
}while (navigasi!='k');
awal();
}
void awal()
{
int a;
clrscr();
printf("MAIN MENU\n");
printf("1. New Game\n");
printf("2. Petunjuk Permainan\n");
printf("3. Exit");
a=getch();
switch(a)
{
case '1': game();break;
case '2': petunjuk();break;
case '3': exit(1);break;
default : printf("\nPilih angka 1-4!");getch();break;
}
}
void petunjuk()
{
clrscr();
printf(" Petunjuk Permainan\n");
printf("Tembaklah bebek yang dilambangkan\n");
printf("dengan huruf 's'sedemikian hingga\n");
printf("peluru mengenai bebek tersebut.\n");
printf("Terdapat 30 bebek yang melewati me-\n");
printf("dan tembak. Yang mampu menembak be-\n");
printf("bek dengan tepat dengan poin terbanyak\n");
printf("Dialah yang menjadi pemenang.\n");
printf("\nkeyboard controler:\n");
printf("kanan : d\n");
printf("kiri : a\n");
printf("Tembak : space\n");
printf("\n\nPress any key...");
getch();
awal();
}
\\with Borland C++ 5.02
PS: "Yang buat gue nggak bisa berpikir lebih dari seorang kuda lumping yang makan laptop..!!"
#include stdio.h
#include dos.h
#include stdlib.h
#define delay sleep
int int_x=35,move,n,x,poin=0,bebek=0;
char navigasi;
void petunjuk();
void awal();
void game();
void main()
{
awal();
}
void game()
{
clrscr();
gotoxy(35,40);printf("=*=");
int_x=35;
gotoxy(65,1);printf("Press k to exit");
poin=0;
bebek=0;
do
{
for(x=1;x<=75;x++)
{
sleep(1);
gotoxy(x-1,2);printf(" ");
gotoxy(x,2);printf("s");
if(kbhit())
{
navigasi=getch();
switch(navigasi)
{
case 'd':if(int_x<=73){int_x=int_x+1;move=1;}break;
case 'a':if(int_x>=3){int_x=int_x-1;move=1;}break;
case 'k':x=76;navigasi='k';break;
case ' ':
for(n=39;n>0;n--)
{
x++;
gotoxy(x-1,2);printf(" ");
gotoxy(x,2);printf("s");
gotoxy(int_x+1,n);printf("|");
gotoxy(int_x+1,n+1);printf(" ");
gotoxy(int_x+1,40);printf("*");
delay(1);
if(x==75){x=1;bebek++;gotoxy(75,2);printf(" ");}
if((x==int_x+1)&&(n==2))
{
poin++;
gotoxy(x,n);printf("@");
delay(1);
x=1;
}
}
gotoxy(int_x+1,1);printf(" ");
gotoxy(65,1);printf("Press k to exit");
break;
default:move=0;break;
}
}
gotoxy(1,1);printf("Poin : %d",poin);
gotoxy(1,3);printf(" ");
gotoxy(15,41);printf(" ");
gotoxy(1,41);printf("Sisa bebek : %d",30-bebek);
if(x==75){gotoxy(75,2);printf(" ");}
if(move==1)
{
gotoxy(int_x-1,40);printf(" ");
gotoxy(int_x+3,40);printf(" ");
gotoxy(int_x,40);printf("=*=");
}
}
if(bebek<=30)
bebek++;
if(bebek>30)
{
gotoxy(25,25);printf("Poin yang anda dapatkan : %d",poin);
getch();
awal();
break;
}
}while (navigasi!='k');
awal();
}
void awal()
{
int a;
clrscr();
printf("MAIN MENU\n");
printf("1. New Game\n");
printf("2. Petunjuk Permainan\n");
printf("3. Exit");
a=getch();
switch(a)
{
case '1': game();break;
case '2': petunjuk();break;
case '3': exit(1);break;
default : printf("\nPilih angka 1-4!");getch();break;
}
}
void petunjuk()
{
clrscr();
printf(" Petunjuk Permainan\n");
printf("Tembaklah bebek yang dilambangkan\n");
printf("dengan huruf 's'sedemikian hingga\n");
printf("peluru mengenai bebek tersebut.\n");
printf("Terdapat 30 bebek yang melewati me-\n");
printf("dan tembak. Yang mampu menembak be-\n");
printf("bek dengan tepat dengan poin terbanyak\n");
printf("Dialah yang menjadi pemenang.\n");
printf("\nkeyboard controler:\n");
printf("kanan : d\n");
printf("kiri : a\n");
printf("Tembak : space\n");
printf("\n\nPress any key...");
getch();
awal();
}
PS: "Yang buat gue nggak bisa berpikir lebih dari seorang kuda lumping yang makan laptop..!!"
Langganan:
Komentar (Atom)


